Shiddiq: Memiliki Integritas yang Tinggi (Characterpreneur part-3)
Posted by Rhanu | Posted in Inspirasi, Islam | Posted on 25-01-2012
0
Menurut Burt Nanus dalam “The Seven Keys to Leadership in a Turbulent World”, integritas itu dimana seorang pemimpin berlaku fair, jujur, terpecaya, peduli, terbuka, loyal, dan berkomitmen. Melakukan yang benar dalam usaha adalah benar meskipun orang lain tidak melakukannya, sedangkan melakukan yang salah adalah tetap salah meskipun orang lain melakukannya.
Disinilah seorang pengusaha dituntut untuk memiliki moralitas yang tinggi dalam menjalankan bisnisnya. Karena sesungguhnya tindakan itulah yang dapat menjamin kemajuan usaha kita. Sebagaimana sabda Muhammad Saw. “Dan tidaklah mereka berbuat curang ketika menakar dan menimbang, melainkan mereka akan ditimpa kekeringan, mahalnya biaya hidup, dan kelaliman para penguasa”.(HR.Ibnu Majah)
Bisnis juga harus membuang prinsip hanya mencari keuntungan besar semata. Bisnis yang baik dengan sifat shiddiq adalah bisnis yang dijalankan secara jujur, adil, bersaing sehat dan tidak sampai merugikan pelanggan. Contohnya Muhammad Saw. yang telah melarang untuk melakukan penimbunan yang menjadikan barang tersebut langka di pasaran, hingga harganya menjadi mahal dan merugikan masyarakat “Tidaklah ada seseorang yang menimbun (barang) kecuali orang yang telah berbuat dosa.”(HR.Muslim)
Karakter integritas ini wajib dibangun dalam tiap individu pengusaha hingga menyatu dalam karakter perusahaan. Tekad untuk mewujudkan karya terbaik berdasarkan karakter integritas merupakan landasan utama keberhasilan perusahaan menghadapi ketatnya iklim persaingan maupun menjadikan dirinya sebagai perusahaan yang terpuji dan terpercaya. Suatu tekad yang bukan saja strategis tapi juga semakin langka diterapkan dalam budaya kerja saat ini.
Related posts:





