Islam Strategi Bisnis Keuangan Marketing Pemasaran Motivasi Peluang Usaha

Gaet Nasabah Bank Syariah dengan Strategi Jaring Ikan

{ Posted on May 22 2010 by Rhanu }
Tags : bank syariah, pemasaran
Categories : Marketing

Pengembangan Perbankan Syariah yang optimal dapat dicapai dengan Strategi Jaring Ikan. Layaknya seorang nelayan yang menjaring sekelompok ikan buruannya di laut yang luas, dengan jaringnya ia dapat menarik beberapa ikan sekaligus, tidak hanya satu atau dua ekor saja seperti jika menggunakan pancingan. Begitu juga strategi ini yang dapat menggaet bebarapa nasabah sekaligus dengan satu gerakan.

Strategi jaring ikan ini tidak lain merupakan pemasaran berbasis segmen komunitas tertentu atau bahasa kerennya Segmented Community Based Marketing. Strategi ini dilakukan dengan menjalin ikatan kerjasama antara Perbankan Syariah dengan suatu komunitas tertentu untuk menggunakan produk-produk perbankan syariah bagi para anggotanya. Ini adalah strategi efektif yang low budget-high impact daripada Bank Syariah  membayar mahal iklan di media-media seperti televisi dan koran, tetapi tidak menjamin dapat meningkatkan jumlah nasabah baru Bank Syariah

Contoh konkritnya begini, pihak Bank Syariah  mengajak para anggota komunitas untuk membuat kartu anggota atas komunitas tersebut. Kartu anggota itu juga sekaligus berfungsi sebagai kartu ATM untuk Bank Syariah tersebut. Dengan demikian secara tidak langsung setiap anggota komunitas akan membuka rekening di Bank Syariah tersebut sehingga nasabah Bank Syariah dapat bertambah. Strategi ini mungkin pernah digunakan oleh beberapa Bank Syariah tetapi potensinya masih belum diupayakan secara maksimal.

Lantas bagaimana memilih komunitas yang sebaiknya didekati? Agar strategi ini menjadi efektif, komunitas yang dibangun merupakan komunitas yang sudah jelas segmen anggotanya. Segmentasi suatu komunitas itu dapat dilihat dari nilai yang dibangun dan dianut oleh anggota dalam komunitas tersebut. Dalam hal ini, Bank Syariah hendaknya mendekati komunitas yang segmen anggotanya match atau sesuai dengan target market utama Bank Syariah.

Secara umum segmen pasar yang mudah menerima Bank Syariah ialah masyarakat yang beragama Islam. Di Indonesia ini komunitas-komunitas berbasis Islam tumbuh berjamuran di masyarakat. Dari sekedar pengajian perumahan sampai organisasi partai politik nasional. Terdapat ribuan institusi Islam seperti sekolah, yayasan, dan ormas yang anggotanya jika ditotal menjadi jutaan orang. Komunitas-komunitas seperti inilah yang menjadi sasaran utama program jaring ikan ini.

Sebagai gambarannya, ambil contoh Bank Syariah mengadakan kerjasama dengan yayasan sekolah atau pesantren. Dengan demikian tiap siswa akan memiliki kartu tanda belajar yang sekaligus berfungsi sebagai ATM. Dana yayasan pun dimasukkan ke Bank Syariah juga sehingga para siswa cukup membayar iuran sekolah via Bank Syariah tersebut atau bahkan dapat dilakukan via auto-debet. Selain itu, bagi siswa yang tinggal berjauhan dengan orangtua, seperti yang menetap dipesantren, juga dapat menerima uang saku dari orangtuanya via Bank Syariah ini.

Selanjutnya kita ambil contoh lagi, Bank Syariah dapat menjalin kerjasama dengan organisasi bisnis Islam misal Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI). Organisasi ini memiliki anggota hingga ribuan orang. Jika para anggota yang banyak ini sama-sama memiliki rekening Bank Syariah  maka kemungkinan besar transaksi bisnis yang terjadi antar anggota dilakukan melalui Bank Syariah ini. Dengan demikian Bank Syariah  ini sedikit demi sedikit dapat mendominasi media transaksi bisnis, yang sebagaimana kita ketahui saat ini dikuasai bank konvensional.

Tentunya masih banyak komunitas Islam lainnya yang dapat terlibat program jaring ikan ini. Bisa dibayangkan jika potensi jumlah masyarakat yang besar tersebut menjadi nasabah Bank Syariah  secara kolektif, maka perkembangan Bank Syariah akan melompat dengan cepat. Dengan demikan hendaknya Bank Syariah tidak hanya pasif menunggu tawaran kerjasama dari organisasi atau komunitas yang ada. Bank Syariah harus jemput bola, aktif mendatangi tiap-tiap komunitas untuk menawarkan kerjasama untuk seluruh anggotanya.

Tentunya kerjasama yang ditawarkan tidaklah dilakukan dengan keuntungan disebelah pihak saja. Harus ada benefit yang diterima antara kedua belah pihak untuk terciptanya kerjasama ini. Di sisi bank tentunya kerjasama ini dapat meningkatkan jumlah nasabah dan Dana Pihak Ketiga (DPK). Selain itu program ini juga dapat meningkatkan brand awareness Bank Syariah tersebut di masyarakat.

Dari sisi komunitasnya, bank dapat menawarkan berbagai macam benefit / kelebihan kepada komunitas tersebut agar mereka terdorong untuk bersedia menerima tawaran kerjasama ini. Benefit yang mungkin dapat ditawarkan kepada komunitas tersebut antara lain:

  • Pembuatan kartu member sekaligus kartu ATM secara gratis dari Bank Syariah ,
  • Saldo minimum yang terjangkau,
  • Prosedur pembukaan rekening yang mudah,
  • Penggunaan beberapa fasilitas bank secara gratis selama setahun, seperti mobile banking dan online banking,
  • Dapat memberikan layanan informasi saldo organisasi secara reguler kepada tiap member melalui email atau SMS, bagi organisasi yang menganut trasparansi keuangan,
  • Kartu anggota dapat berfungsi sebagai kartu diskon pada merchant-merchant tertentu,
  • Fasilitas auto-debet dari rekening anggota untuk iuran wajib yang dapat langsung dipindahbukukan ke rekening organisasi.

Dengan demikian, strategi jaring ikan ini ialah strategi yang selain dapat diterapkan juga sangat efektif dan efisien untuk pengembangan kinerja Bank Syariah. Diharapkan dengan strategi ini Bank Syariah dapat melakukan ekspansi dengan lebih cepat dibanding dengan menggunakan strategi pemasaran yang sudah umum dilakukan.

Related posts:

  1. Bank Syariah : Cinta Pertama dan Terakhir
  2. Bank Syariah Memang Menguntungkan


4 Responses to “Gaet Nasabah Bank Syariah dengan Strategi Jaring Ikan”

  1. Good, bos!!! penjelasanya muantabs…

    Ini adopsi dari teori New Wave Marketing bukan, bos??? coz secara prinsip sama ni ma teori new wave marketing karya hermawan kartajaya..

    bisa di aplikasiin di rumah sakit ga, bos???

  2. @Aziz makasih mas…..
    ini memang adopsi dr teori New Wave…..

    aplikasi di RS ya.. mungkin bisa dilakukan kerjasama dengan lembaga asuransi dan jaminan kesehatan kantor. Dengan demikian RS tsb jadi pilihan pasien untuk berobat krn dapat kemudahan.

    trus kalo RS yang khusus penyakit tertentu misal RS Kanker, bisa bekerjasama dengan yayasan tw komunitas penderita kanker, dsb.

    sementara baru itu ide yg terlintas mas, smoga memuaskan :-) he..he…

  3. strategi boleh canggih, namun harus didukung oleh kredibilitas bank syariah itu sendiri yang harus bener2 syariah.

    regards,
    ahmad ifham sholihin

  4. @Ifham benar pak, sehebat apapun strategi marketing yg digunakan, tapi kalau produk dan service nya tidak berkualitas, tentunya akan sia2.

Post a Comment