<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Business Lifestyle</title>
	<atom:link href="http://rhanu.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rhanu.web.id</link>
	<description>Berbagi Seputar Bisnis, Strategi, Pemasaran, Keuangan, Islam, dan Kehidupan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Aug 2010 07:00:09 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Awas Rentenir!! Gadai Emas Syariah Aja…!</title>
		<link>http://rhanu.web.id/awas-rentenir-gadai-emas-syariah-aja%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://rhanu.web.id/awas-rentenir-gadai-emas-syariah-aja%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2010 07:00:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rhanu.web.id/awas-rentenir-gadai-emas-syariah-aja%e2%80%a6/</guid>
		<description><![CDATA[Bayaran uang sekolah, ada keluarga tertimba musibah, mudik pulang kampung. Mungkin itulah beberapa alasan masyarakat kita membutuhkan dana cepat. Jika mereka tidak siap memiliki dana itu, maka jatuhlah pilihan mereka untuk meminjam uang kepada rentenir. Proses meminjam uang dari rentenir memang sangat mudah dan cepat. Akan tetapi masyarakat sadar atau tidak sadar telah dibebani bunga [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://rhanu.web.id/awas-rentenir-gadai-emas-syariah-aja/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Awas Rentenir!! Gadai Emas Syariah Aja&#8230;!'>Awas Rentenir!! Gadai Emas Syariah Aja&#8230;!</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bayaran uang sekolah, ada keluarga tertimba musibah, mudik pulang kampung. Mungkin itulah beberapa alasan masyarakat kita membutuhkan dana cepat. Jika mereka tidak siap memiliki dana itu, maka jatuhlah pilihan mereka untuk meminjam uang kepada rentenir. Proses meminjam uang dari rentenir memang sangat mudah dan cepat. Akan tetapi masyarakat sadar atau tidak sadar telah dibebani bunga [...]</p>
<p>Related posts:
<ol>
<li><a href='http://rhanu.web.id/bank-syariah-memang-menguntungkan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bank Syariah Memang Menguntungkan'>Bank Syariah Memang Menguntungkan</a></li>
<li><a href='http://rhanu.web.id/tantangan-dalam-pengembangan-perbankan-syariah-di-indonesia/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tantangan dalam Pengembangan Perbankan Syariah di Indonesia'>Tantangan dalam Pengembangan Perbankan Syariah di Indonesia</a></li>
<li><a href='http://rhanu.web.id/bank-syariah-cinta-pertama-dan-terakhir/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bank Syariah : Cinta Pertama dan Terakhir'>Bank Syariah : Cinta Pertama dan Terakhir</a></li>
</ol>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://rhanu.web.id/awas-rentenir-gadai-emas-syariah-aja/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Awas Rentenir!! Gadai Emas Syariah Aja&#8230;!'>Awas Rentenir!! Gadai Emas Syariah Aja&#8230;!</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rhanu.web.id/awas-rentenir-gadai-emas-syariah-aja%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Awas Rentenir!! Gadai Emas Syariah Aja&#8230;!</title>
		<link>http://rhanu.web.id/awas-rentenir-gadai-emas-syariah-aja/</link>
		<comments>http://rhanu.web.id/awas-rentenir-gadai-emas-syariah-aja/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jul 2010 05:49:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rhanu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[bank syariah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rhanu.web.id/?p=136</guid>
		<description><![CDATA[Bayaran uang sekolah, ada keluarga tertimba musibah, mudik pulang kampung. Mungkin itulah beberapa alasan masyarakat kita membutuhkan dana cepat. Jika mereka tidak siap memiliki dana itu, maka jatuhlah pilihan mereka untuk meminjam uang kepada rentenir. Proses meminjam uang dari rentenir memang sangat mudah dan cepat. Akan tetapi masyarakat sadar atau tidak sadar telah dibebani bunga [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://rhanu.web.id/awas-rentenir-gadai-emas-syariah-aja%e2%80%a6/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Awas Rentenir!! Gadai Emas Syariah Aja…!'>Awas Rentenir!! Gadai Emas Syariah Aja…!</a></li>
<li><a href='http://rhanu.web.id/bank-syariah-memang-menguntungkan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bank Syariah Memang Menguntungkan'>Bank Syariah Memang Menguntungkan</a></li>
<li><a href='http://rhanu.web.id/tantangan-dalam-pengembangan-perbankan-syariah-di-indonesia/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tantangan dalam Pengembangan Perbankan Syariah di Indonesia'>Tantangan dalam Pengembangan Perbankan Syariah di Indonesia</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bayaran uang sekolah, ada keluarga tertimba musibah, mudik pulang kampung. Mungkin itulah beberapa alasan masyarakat kita membutuhkan dana cepat. Jika mereka tidak siap memiliki dana itu, maka jatuhlah pilihan mereka untuk meminjam uang kepada rentenir. Proses meminjam uang dari rentenir memang sangat mudah dan cepat. Akan tetapi masyarakat sadar atau tidak sadar telah dibebani bunga yang sangat mencekik dari pinjaman tersebut. Oleh karena itu, lebih baik bagi kita untuk memilih alternatif sumber dana yang lebih baik dalam situasi demikian, yaitu Gadai Emas Syariah. Saat ini sudah banyak berkembang layanan gadai emas di Bank-Bank Syariah di Indonesia. Selain prosesnya yang mudah dan cepat, masyarakat juga hanya dibebani biaya yang terjangkau.</p>
<p><strong>Apa sih hukumnya gadai?</strong><br />
Hukum asal dari gadai adalah boleh berdasarkan nash Qur’an, Sunnah, Ijma’ Ulama.</p>
<p>a. Al Qur’an;<br />
Surat Al Baqarah ayat 283 yang artinya “<em>Jika kamu dalam perjalanan (dan bermu&#8217;amalah tidak secara tunai) sedang kamu tidak memperoleh seorang penulis, maka hendaklah ada barang tanggungan yang dipegang (oleh yang berpiutang)”.</em><br />
b. Sunnah;<br />
“<em>Dari A’isyah RA, sesungguhnya Rasulullah S.A.W. pernah membeli makanan dengan berhutang dari seorang Yahudi, dan Nabi menggadaikan sebuah baju besi kepadanya</em>” (HR. Bukhari Muslim).</p>
<p>“<em>Dari Abu Hurairah RA, Nabi s.a.w. bersabda: tidak terlepas kepemilikan barang gadai dari pemilik yang menggadaikannya. Ia memperoleh manfaat dan menanggung resikonya</em>” (HR. Al Syafi’i, Al Daruquthni, dan Ibnu Majjah). </p>
<p>c. Ijma’ Ulama<br />
Para ulama sepakat membolehkan akad rahn seperti dalam al Fiqh al Islam wa Adillatuhu (al Zuhaili, 1985: volume 181), Al Mughni ( Ibn Quddamah, volume 4: 362)</p>
<p>Dengan demikian pula Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI, juga telah mengeluarkan fatwa halal NO:25/DSN-MUI/III/2002 atas transaksi gadai (rahn) secara umum dan fatwa halal atas transaksi gadai dengan emas secara khusus pada fatwa NO: 26/DSN-MUI/III/2002.</p>
<p><strong>Gimana cara gadai emas?</strong><br />
Ketentuan untuk gadai emas di Bank Syariah berbeda-beda, tetapi saya akan mencoba memaparkannya secara garis besarnya. Pada dasarnya prosedur untuk mengajukan gadai emas itu sangat mudah. Anda tinggal membawa emas (boleh dalam bentuk perhiasan atau emas batangan) anda ke Bank Syariah yang menyediakan jasa Gadai Emas Syariah. Kemudian emas itu akan ditaksir oleh petugas Bank. Biasanya maksimal pinjaman yang akan cair itu sebanyak 80-90% dari nilai taksiran emas Anda.</p>
<p>Kemudian setelah ditentukan nominal pinjamannya, lalu ditentukan juga lamanya meminjam. Biasanya Bank memberikan waktu yang tidak terlalu panjang yaitu dibawah satu tahun. Akan tetapi jika Anda masih ingin menggunakan dana pinjaman maka Anda dapat memperpanjang lama pinjaman kembali.</p>
<p>Setelah itu Anda hanya perlu mengisi formulir-formulir yang disediakan dan membayar biaya administrasi. Biaya ini biasa dibayar sekali di awal pengajuan pinjaman. Jika syarat-syarat telah terpenuhi semua, Anda dapat langsung membawa uang pinjaman yang cair saat itu juga.</p>
<p><strong>Berapa bunga-nya?</strong><br />
Karena transaksi ini syariah tentunya tidak memakai bunga karena termasuk riba. Dalam gadai emas syariah nasabah / peminjam dikenakan biaya sewa tempat. Hal tersebut dikarenakan ketika kita gadai emas kita disimpan  oleh Bank dan dijamin keamanannya. Jika barang Nasabah hilang / rusak dalam penyimpanan Bank, maka Bank akan mengganti nilai barang berdasarkan penggantian dari perusahaan asuransi rekanannya.</p>
<p>Besar biaya sewa tempat yang diberikan tiap Bank berbeda-beda tergantung kebijakannya. Biasanya biaya sewa tempat dihitung berdasarkan tarif harian, mingguan, atau bulanan. Biaya sewa ini dibayar diawal ketika mengajukan gadai. Jika jatuh tempo pinjaman habis dan ingin diperpanjang, maka Anda harus membayar lagi biaya sewa tempat untuk masa berikutnya.</p>
<p><strong>Gimana cara menebus emasnya lagi?</strong><br />
Pelunasan pinjaman dilakukan di akhir waktu jatuh tempo. Akan tetapi Anda juga dapat melunasi pinjaman di awal. Nasabah tidak perlu khawatir untuk melunasi lebih awal karena nasabah tidak dikenakan penalti atau denda. Namun jika ternyata nasabah tidak sanggup untuk menebus atau melunasi pinjaman, maka nasabah harus merelakan emasnya untuk dijual pihak Bank. Jika hasil penjualan emas tersebut ternyata melebihi jumlah pinjaman, maka nasabah berhak atas sisa hasil penjualan tersebut.</p>
<p>Nah, demikian sekilas tentang gadai emas di Bank Syariah. Dengan demikian, maka tak heran memang kenapa gadai emas menjadi pilihan masyarakat. Gadai Emas Syariah menyimpan banyak keunggulan antaralain:<br />
•	Proses lebih mudah &#038; cepat dan sesuai Syariah<br />
•	Persyaratan sangat mudah<br />
•	Jangka Waktu dapat diperbaharui<br />
•	Penyimpanan yang aman dan berasuransi<br />
•	Dapat dilunasi sebelum jatuh tempo pinjaman</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://rhanu.web.id/awas-rentenir-gadai-emas-syariah-aja%e2%80%a6/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Awas Rentenir!! Gadai Emas Syariah Aja…!'>Awas Rentenir!! Gadai Emas Syariah Aja…!</a></li>
<li><a href='http://rhanu.web.id/bank-syariah-memang-menguntungkan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bank Syariah Memang Menguntungkan'>Bank Syariah Memang Menguntungkan</a></li>
<li><a href='http://rhanu.web.id/tantangan-dalam-pengembangan-perbankan-syariah-di-indonesia/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tantangan dalam Pengembangan Perbankan Syariah di Indonesia'>Tantangan dalam Pengembangan Perbankan Syariah di Indonesia</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rhanu.web.id/awas-rentenir-gadai-emas-syariah-aja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gaet Nasabah Bank Syariah dengan Strategi Jaring Ikan</title>
		<link>http://rhanu.web.id/gaet-nasabah-bank-syariah-dengan-strategi-jaring-ikan/</link>
		<comments>http://rhanu.web.id/gaet-nasabah-bank-syariah-dengan-strategi-jaring-ikan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 May 2010 17:22:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rhanu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[bank syariah]]></category>
		<category><![CDATA[pemasaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rhanu.web.id/?p=130</guid>
		<description><![CDATA[Pengembangan Perbankan Syariah yang optimal dapat dicapai dengan Strategi Jaring Ikan. Layaknya seorang nelayan yang menjaring sekelompok ikan buruannya di laut yang luas, dengan jaringnya ia dapat menarik beberapa ikan sekaligus, tidak hanya satu atau dua ekor saja seperti jika menggunakan pancingan. Begitu juga strategi ini yang dapat menggaet bebarapa nasabah sekaligus dengan satu gerakan.
Strategi [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://rhanu.web.id/bank-syariah-cinta-pertama-dan-terakhir/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bank Syariah : Cinta Pertama dan Terakhir'>Bank Syariah : Cinta Pertama dan Terakhir</a></li>
<li><a href='http://rhanu.web.id/bank-syariah-memang-menguntungkan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bank Syariah Memang Menguntungkan'>Bank Syariah Memang Menguntungkan</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengembangan Perbankan Syariah yang optimal dapat dicapai dengan Strategi Jaring Ikan. Layaknya seorang nelayan yang menjaring sekelompok ikan buruannya di laut yang luas, dengan jaringnya ia dapat menarik beberapa ikan sekaligus, tidak hanya satu atau dua ekor saja seperti jika menggunakan pancingan. Begitu juga strategi ini yang dapat menggaet bebarapa nasabah sekaligus dengan satu gerakan.</p>
<p>Strategi jaring ikan ini tidak lain merupakan pemasaran berbasis segmen komunitas tertentu atau bahasa kerennya S<em>egmented Community Based Marketing</em>. Strategi ini dilakukan dengan menjalin ikatan kerjasama antara Perbankan Syariah dengan suatu komunitas tertentu untuk menggunakan produk-produk perbankan syariah bagi para anggotanya. Ini adalah strategi efektif yang<em> low budget-high impact</em> daripada Bank Syariah  membayar mahal iklan di media-media seperti televisi dan koran, tetapi tidak menjamin dapat meningkatkan jumlah nasabah baru Bank Syariah</p>
<p>Contoh konkritnya begini, pihak Bank Syariah  mengajak para anggota komunitas untuk membuat kartu anggota atas komunitas tersebut. Kartu anggota itu juga sekaligus berfungsi sebagai kartu ATM untuk Bank Syariah tersebut. Dengan demikian secara tidak langsung setiap anggota komunitas akan membuka rekening di Bank Syariah tersebut sehingga nasabah Bank Syariah dapat bertambah. Strategi ini mungkin pernah digunakan oleh beberapa Bank Syariah tetapi potensinya masih belum diupayakan secara maksimal.</p>
<p>Lantas bagaimana memilih komunitas yang sebaiknya didekati? Agar strategi ini menjadi efektif, komunitas yang dibangun merupakan komunitas yang sudah jelas segmen anggotanya. Segmentasi suatu komunitas itu dapat dilihat dari nilai yang dibangun dan dianut oleh anggota dalam komunitas tersebut. Dalam hal ini, Bank Syariah hendaknya mendekati komunitas yang segmen anggotanya <em>match </em>atau sesuai dengan target market utama Bank Syariah.</p>
<p>Secara umum segmen pasar yang mudah menerima Bank Syariah ialah masyarakat yang beragama Islam. Di Indonesia ini komunitas-komunitas berbasis Islam tumbuh berjamuran di masyarakat. Dari sekedar pengajian perumahan sampai organisasi partai politik nasional. Terdapat ribuan institusi Islam seperti sekolah, yayasan, dan ormas yang anggotanya jika ditotal menjadi jutaan orang. Komunitas-komunitas seperti inilah yang menjadi sasaran utama program jaring ikan ini.</p>
<p>Sebagai gambarannya, ambil contoh Bank Syariah mengadakan kerjasama dengan yayasan sekolah atau pesantren. Dengan demikian tiap siswa akan memiliki kartu tanda belajar yang sekaligus berfungsi sebagai ATM. Dana yayasan pun dimasukkan ke Bank Syariah juga sehingga para siswa cukup membayar iuran sekolah via Bank Syariah tersebut atau bahkan dapat dilakukan via auto-debet. Selain itu, bagi siswa yang tinggal berjauhan dengan orangtua, seperti yang menetap dipesantren, juga dapat menerima uang saku dari orangtuanya via Bank Syariah ini.</p>
<p>Selanjutnya kita ambil contoh lagi, Bank Syariah dapat menjalin kerjasama dengan organisasi bisnis Islam misal Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI). Organisasi ini memiliki anggota hingga ribuan orang. Jika para anggota yang banyak ini sama-sama memiliki rekening Bank Syariah  maka kemungkinan besar transaksi bisnis yang terjadi antar anggota dilakukan melalui Bank Syariah ini. Dengan demikian Bank Syariah  ini sedikit demi sedikit dapat mendominasi media transaksi bisnis, yang sebagaimana kita ketahui saat ini dikuasai bank konvensional.</p>
<p>Tentunya masih banyak komunitas Islam lainnya yang dapat terlibat program jaring ikan ini. Bisa dibayangkan jika potensi jumlah masyarakat yang besar tersebut menjadi nasabah Bank Syariah  secara kolektif, maka perkembangan Bank Syariah akan melompat dengan cepat. Dengan demikan hendaknya Bank Syariah tidak hanya pasif menunggu tawaran kerjasama dari organisasi atau komunitas yang ada. Bank Syariah harus <strong>jemput bola</strong>, aktif mendatangi tiap-tiap komunitas untuk menawarkan kerjasama untuk seluruh anggotanya.</p>
<p>Tentunya kerjasama yang ditawarkan tidaklah dilakukan dengan keuntungan disebelah pihak saja. Harus ada benefit yang diterima antara kedua belah pihak untuk terciptanya kerjasama ini. Di sisi bank tentunya kerjasama ini dapat meningkatkan jumlah nasabah dan Dana Pihak Ketiga (DPK). Selain itu program ini juga dapat meningkatkan <em>brand awareness</em> Bank Syariah tersebut di masyarakat.</p>
<p>Dari sisi komunitasnya, bank dapat menawarkan berbagai macam benefit / kelebihan kepada komunitas tersebut agar mereka terdorong untuk bersedia menerima tawaran kerjasama ini. Benefit yang mungkin dapat ditawarkan kepada komunitas tersebut antara lain:</p>
<ul>
<li>Pembuatan kartu      member sekaligus kartu ATM secara gratis dari Bank Syariah ,</li>
<li>Saldo minimum      yang terjangkau,</li>
<li>Prosedur      pembukaan rekening yang mudah,</li>
<li>Penggunaan      beberapa fasilitas bank secara gratis selama setahun, seperti mobile      banking dan online banking,</li>
<li>Dapat memberikan      layanan informasi saldo organisasi secara reguler kepada tiap member      melalui email atau SMS, bagi organisasi yang menganut trasparansi      keuangan,</li>
<li>Kartu anggota      dapat berfungsi sebagai kartu diskon pada merchant-merchant tertentu,</li>
<li>Fasilitas auto-debet      dari rekening anggota untuk iuran wajib yang dapat langsung dipindahbukukan      ke rekening organisasi.</li>
</ul>
<p>Dengan demikian, strategi jaring ikan ini ialah strategi yang selain dapat diterapkan juga sangat efektif dan efisien untuk pengembangan kinerja Bank Syariah. Diharapkan dengan strategi ini Bank Syariah dapat melakukan ekspansi dengan lebih cepat dibanding dengan menggunakan strategi pemasaran yang sudah umum dilakukan.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://rhanu.web.id/bank-syariah-cinta-pertama-dan-terakhir/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bank Syariah : Cinta Pertama dan Terakhir'>Bank Syariah : Cinta Pertama dan Terakhir</a></li>
<li><a href='http://rhanu.web.id/bank-syariah-memang-menguntungkan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bank Syariah Memang Menguntungkan'>Bank Syariah Memang Menguntungkan</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rhanu.web.id/gaet-nasabah-bank-syariah-dengan-strategi-jaring-ikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 Prinsip Dasar Sukses Bisnis dengan Feedback dari Konsumen</title>
		<link>http://rhanu.web.id/3-prinsip-dasar-sukses-bisnis-dengan-feedback-dari-konsumen/</link>
		<comments>http://rhanu.web.id/3-prinsip-dasar-sukses-bisnis-dengan-feedback-dari-konsumen/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 10:27:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rhanu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[strategi]]></category>
		<category><![CDATA[tips sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rhanu.web.id/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[Pada saat ini, konsumen mempunyai lebih banyak pilihan daripada sebelumnya dengan bertambahnya pesaing bisnis anda. Konsumen tidak lagi hanya membeli karena anda menjual barangnya. Ingat, mereka dapat dengan mudah berpindah ke pesaing anda. Oleh karena itu kita harus mendengarkan mereka, dan yang lebih penting, melakukan tindakan atas feedback (keluhan, kritik, saran, maupun pujian) yang telah [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://rhanu.web.id/mengasah-ketajaman-naluri-bisnis/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengasah Ketajaman Naluri Bisnis'>Mengasah Ketajaman Naluri Bisnis</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada saat ini, konsumen mempunyai lebih banyak pilihan daripada sebelumnya dengan bertambahnya pesaing bisnis anda. Konsumen tidak lagi hanya membeli karena anda menjual barangnya. Ingat, mereka dapat dengan mudah berpindah ke pesaing anda. Oleh karena itu kita harus mendengarkan mereka, dan yang lebih penting, melakukan tindakan atas feedback (keluhan, kritik, saran, maupun pujian) yang telah mereka berikan. Ini ialah salah satu cara terbaik untuk transformasi bisnis menjadi lebih sukses karena anda tahu apa yang konsumen mau dan inginkan. Layani mereka sebagaimana anda melayani raja, dan mereka akan membalas usaha anda dengan loyalitas dan referensi.</p>
<p>Perhatikan bahwa apa yang anda pikir atas perasaan konsumen atas produk anda tidaklah selalu sama dengan apa yang benar-benar konsumen pikir atau rasa tentang produk atau brand anda. Oleh karena itu diperlukan adanya feedback dari konsumen untuk memperbaiki kesalahan pada bisnis kita. Disamping itu, lantas siapa lagi yang berbicara kepada anda kalau bukan konsumen?</p>
<p>Berikut ialah <strong><span style="text-decoration: underline;">3 Prinsip Dasar Sukses Bisnis dengan Feedback dari Konsumen:</span></strong></p>
<p><strong>1. </strong><strong>Buat Konsumen Lebih Mudah untuk Memberikan Feedback</strong></p>
<p>Jika memungkinkan, sediakan customer hotline untuk bisnis anda, dan juga perbolehkan konsumen untuk memberi feedback tanpa memberitahu identitasnya (tidak semua orang nyaman untuk memberi informasi pribadinya). Terkadang mereka dapat memberikan feedback lebih jujur dan tulus ketika mereka tidak memberi tahu namanya. Adapun sarana feedback lainnya diantaranya : kotak saran, on-line (e-mail, online form, atau forum), dan focus group</p>
<p><strong>2. </strong><strong>Berterimakasih kepada Konsumen yang Telah Memberikan Feedback</strong></p>
<p>Jika seorang konsumen memberi feedback, bahkan dengan cara yang kasar atau tidak sopan sekalipun, anda harus menyadari bahwa anda mengambil benefit dari frustasinya dia. Beri semacam bentuk kompensasi sebagai ucapan terimakasih yang baik bagaimanapun feedback mereka. Barangkali mungkin konsumen dapat merasa dihargai atas waktu mereka yang diberikan. Pada akhirnya hal ini juga akan menunjukan konsumen anda bahwa apapun pikiran dan komentar mereka sangat berarti bagi anda.</p>
<p><strong>3. </strong><strong>Analisa Feedback Tersebut</strong></p>
<p>Apakah feedback berdasarkan kejadian yang kebetulan/ insiden tertentu? Apakah anda pernah menerima feedback yang mirip sebelumnya dari konsumen lainnya? Apakah konsumen ini memberikan permintaan atau saran yang masuk akal? Apakah menindaklanjuti feedback ini akan memberikan benefit kepada perusahaan serta konsumen lainnya, atau hanya satu konsumen ini? Anda pastinya tidak harus menuruti semua saran, tetapi anda pastinya harus mempertimbangkan semuanya dengan hati-hati.</p>
<p>Feedback dari konsumen layak dipakai sebagai salah satu sumber informasi dalam mengambil keputusan, tetapi bukan merupakan sumber utama. Ada saatnya nanti ketika anda mengetahui produk anda lebih baik dari siapapun, serta visi dan keyakinan anda akan membuat ini berhasil disamping opini personal seseorang yang tidak dikenal.</p>
<p>Disarikan dari <em>Costumer is King : Listen and Learn! By Joshua Boey</em></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://rhanu.web.id/mengasah-ketajaman-naluri-bisnis/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengasah Ketajaman Naluri Bisnis'>Mengasah Ketajaman Naluri Bisnis</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rhanu.web.id/3-prinsip-dasar-sukses-bisnis-dengan-feedback-dari-konsumen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bank Syariah : Cinta Pertama dan Terakhir</title>
		<link>http://rhanu.web.id/bank-syariah-cinta-pertama-dan-terakhir/</link>
		<comments>http://rhanu.web.id/bank-syariah-cinta-pertama-dan-terakhir/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Mar 2010 17:15:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rhanu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[bank syariah]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rhanu.web.id/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[Saya telah diperkenalkan dengan bank oleh Ibu saya saat saya duduk dibangku Sekolah Dasar. Sejak saat itu saya telah memiliki rekening bank lengkap dengan buku tabungannya. Saya merupakan nasabah di Bank Syariah yang merupakan Bank Syariah pertama di Indonesia, yang kebetulan kantor kas-nya berada di lingkungan sekolah saya. Pada saat itu seingat saya tidak ada [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://rhanu.web.id/bank-syariah-memang-menguntungkan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bank Syariah Memang Menguntungkan'>Bank Syariah Memang Menguntungkan</a></li>
<li><a href='http://rhanu.web.id/gaet-nasabah-bank-syariah-dengan-strategi-jaring-ikan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Gaet Nasabah Bank Syariah dengan Strategi Jaring Ikan'>Gaet Nasabah Bank Syariah dengan Strategi Jaring Ikan</a></li>
<li><a href='http://rhanu.web.id/awas-rentenir-gadai-emas-syariah-aja/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Awas Rentenir!! Gadai Emas Syariah Aja&#8230;!'>Awas Rentenir!! Gadai Emas Syariah Aja&#8230;!</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya telah diperkenalkan dengan bank oleh Ibu saya saat saya duduk dibangku Sekolah Dasar. Sejak saat itu saya telah memiliki rekening bank lengkap dengan buku tabungannya. Saya merupakan nasabah di Bank Syariah yang merupakan Bank Syariah pertama di Indonesia, yang kebetulan kantor kas-nya berada di lingkungan sekolah saya. Pada saat itu seingat saya tidak ada istilah “Bank Syariah” dan “Bank Konvensional” dan saya-pun saat itu tidak tahu perbedaan keduanya. Yang saya tahu <em>costumer service</em> dan <em>teller</em> tempat saya menabung, semua mengenakan jilbab ataupun peci bagi yang laki-laki. Oleh karena itu saya beranggapan bank ini hanya lebih “Islami” dibanding bank lain, dan saya merasa nyaman dengan hal itu.</p>
<p>Kebiasaan menabung juga sudah ditanamkan oleh Ibu saya sejak kecil. Saya masih ingat, setiap hari Jumat saya diberi uang sedikitnya lima ribu rupiah khusus untuk ditabung ke rekening saya. Sebelumnya, saya sudah membawa beberapa slip setoran kosong, sehingga slip ini dapat diisi oleh Ibu saya dari rumah. Setelah pulang sekolah, dengan seragam sekolah khas hari Jumat berlengan dan celana panjang, saya masuk ke kantor kas bank tersebut. Lalu saya mendatangi meja <em>teller</em> sambil membawa slip setoran yang sudah diisi dengan selembar uang dan tidak lupa juga buku tabungan agar saya bisa melihat penambahan saldo rekening saya. Kemudian saya menyodorkannya ke <em>teller</em> sambil menjijitkan kaki karena meja <em>teller</em> yang menghalangi terlalu tinggi. Saya pikir meja <em>teller</em> saat itu dibuat tinggi untuk menghalangi orang mengambil paksa uang yang ada di <em>teller</em>. Tetapi saya sekarang baru menyadari kalau bukan meja <em>teller</em>-nya yang terlalu tinggi tetapi saya-lah yang waktu itu masih kecil.</p>
<p>Kebiasaaan itu yang ditanamkan Ibu saya tersebut terus berlanjut. Saya mulai menyisihkan uang jajan sedikit demi sedikit untuk ditabung di bank. Sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit. Itulah gambaran akan jumlah saldo tabungan saya. Pada saat saya sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), saya mengganti tabungan saya yang dulu khusus untuk anak-anak ke tabungan yang umum tetapi tetap di bank yang sama. Ada alasan kenapa saya tidak pindah ke bank lain saja. Alasannya ialah karena saya sudah mempelajari apa itu Bank Syariah, dan mengetahui perbedaannya dengan bank konvensional.</p>
<p>Isu utama yang menjadi perhatian saya ialah masalah riba. Ternyata bunga yang diberikan kepada nasabahnya bank konvesional mengandung unsur riba yang jelas diharamkan dalam Islam. Tidak tanggung-tanggung ancamannya bagi pemakan riba ialah dijerumuskan ke neraka (HR. Bukhari). Selain itu, Rasulullah SAW juga melaknat pemakan riba (rentenir), orang yang menyerahkan riba (nasabah), pencatat riba (sekretaris) dan dua orang saksinya (HR. Muslim). Ngeri kan?! Saya juga tidak mau nikmat yang saya terima ternyata tidak halal sehingga dapat menghalangi terkabulnya tiap doa permintaan saya kepada Allah SWT sebagaimana yang diceritakan oleh Rasulullah SAW (HR. Muslim). Lebih jauh lagi yang saya pelajari ternyata bunga bank itu menyebabkan adanya penciptaan uang baru (<em>money creation</em>) yang dapat dilakukan oleh bank-bank sehingga dapat menyebabkan inflasi.</p>
<p>Seiring berjalannya waktu, perkembangan Perbankan syariah di Indonesia semakin pesat. Sampai bulan  Maret 2010 ini, sudah tercatat ada lima Bank Umum Syariah (BUS) dan masih beberapa lagi yang mengantri untuk berdiri tahun ini sebagai Bank Umum Syariah. Saya pun sekarang sudah menambah rekening baru di Bank Syariah lainnya. Fasilitas-fasilitas yang diberikan Bank Syariah semakin baik. Kini saya dapat mengecek saldo, mentransfer uang, dan membayar tagihan hanya melalui telepon gengam saya tanpa perlu lelah pergi ke Bank. Fasilitas internet banking pun sudah tersedia sehingga saya dapat melakukan berbagai macam transaksi dan melacak jejak transaksi rekening saya lewat komputer/laptop dari mana saja.</p>
<p>Saya memang sudah jatuh hati pada Bank Syariah. Sampai-sampai saat ini saya mengambil kuliah di    Sekolah Tinggi Ekonomi Islam di Bogor. Bagi saya Bank Syariah bukanlah hanya sekedar alternatif bank. Bank Syariah merupakan salah satu solusi bagi masalah perekonomian dunia. Bank Syariah menggengam prinsip Ekonomi Islam yang berkeadilan. Oleh karena itu pula saya mempunyai impian untuk mendirikan Bank Syariah karena dapat memberikan maslahat bagi umat. Saya juga berharap Perbankan Syariah di Indonesia yang mayoritas muslim semakin berkembang dan lebih baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan bagi perkonomian rakyat Indonesia.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://rhanu.web.id/bank-syariah-memang-menguntungkan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bank Syariah Memang Menguntungkan'>Bank Syariah Memang Menguntungkan</a></li>
<li><a href='http://rhanu.web.id/gaet-nasabah-bank-syariah-dengan-strategi-jaring-ikan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Gaet Nasabah Bank Syariah dengan Strategi Jaring Ikan'>Gaet Nasabah Bank Syariah dengan Strategi Jaring Ikan</a></li>
<li><a href='http://rhanu.web.id/awas-rentenir-gadai-emas-syariah-aja/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Awas Rentenir!! Gadai Emas Syariah Aja&#8230;!'>Awas Rentenir!! Gadai Emas Syariah Aja&#8230;!</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rhanu.web.id/bank-syariah-cinta-pertama-dan-terakhir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Enam Tingkat Kondisi Keuangan Anda</title>
		<link>http://rhanu.web.id/enam-tingkat-kondisi-keuangan-anda/</link>
		<comments>http://rhanu.web.id/enam-tingkat-kondisi-keuangan-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 15:28:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rhanu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[cara kaya]]></category>
		<category><![CDATA[tips sukses]]></category>
		<category><![CDATA[untung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rhanu.web.id/?p=106</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin sudah banyak yang mendengar istilah Financial Freedom atau Bebas Finansial. Istilah ini terdengar menggiurkan dan menjadi impian orang tanpa mengetahui maknanya. Tentunya untuk mencapai level finansial impian ini, sebelumnya Anda harus lebih dulu mengetahui makna dan kondisinya. Sebenarnya ada enam tingkat kondisi keuangan yang mungkin untuk dicapai orang dalam kehidupannya menurut Anthony Robbins dalam [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin sudah banyak yang mendengar istilah Financial Freedom atau Bebas Finansial. Istilah ini terdengar menggiurkan dan menjadi impian orang tanpa mengetahui maknanya. Tentunya untuk mencapai level finansial impian ini, sebelumnya Anda harus lebih dulu mengetahui makna dan kondisinya. Sebenarnya ada enam tingkat kondisi keuangan yang mungkin untuk dicapai orang dalam kehidupannya menurut Anthony Robbins dalam Wealth Mastery. Keenam level finansial tersebut ialah:</p>
<p><strong>1. </strong><strong>Financial Protection</strong> Suatu kondisi keuangan dimana kita mempunyai cukup uang untuk mencover pengeluaran bulanan minimum untuk 2-24 bulan kedepan.  <strong></strong></p>
<p><strong>2. </strong><strong>Financial Security</strong> Dimana kita mempunyai investasi yang cukup banyak yang kita investasikan ke <a title="Investasi" href="http://rhanu.web.id/bank-syariah-memang-menguntungkan/" target="_blank">investasi yang aman</a> (misalnya: deposito) dimana hasilnya dapat mencukupi kebutuhan dibawah ini tanpa harus bekerja lagi kecuali anda memilih untuk bekerja.  Kebutuhan tersebut adalah:</p>
<ul>
<li>Angsuran rumah</li>
<li>Biaya makan</li>
<li>Listrik, gas dan air</li>
<li>Transportasi</li>
<li>Asuransi</li>
<li>Pajak</li>
</ul>
<p><strong>3. </strong><strong>Financial Vitality</strong> Suatu kondisi keuangna dimana kita mencapai investasi yang aman dimana hasilnya mencukupi kebutuhan yang tercantum di Financial Security ditambah kebutuhan dibawah ini tanpa harus bekerja lagi kecuali anda memilih untuk berkerja.  Kebutuhan tersebut adalah:</p>
<ul>
<li>Pendidikan anak</li>
<li>Kebutuhan entertainment, misalnya: hobi, rekreasi, dan hiburan lain (minimal 50% dari yang anda nikmati sekarang).</li>
<li>Membeli baju baru / satu atau dua barang mewah yang masuk akal</li>
</ul>
<p><strong>4. </strong><strong>Financial Independent</strong> Suatu kondisi keuangan dimana kita mencapai investasi yang cukup banyak yang kita investasikan ke investasi yang aman dimana hasilnya mencukupi kebutuhan kita untuk hidup persis dengan gaya hidup kita sekarang tanpa harus bekerja lagi seumur hidup anda. Dengan kata lain anda bebas tidak bekerja.  Secara sederhana kita Financial Independent ketika pasif income melebihi pengeluaran.  <strong></strong></p>
<p><strong>5. </strong><strong>Financial Freedom</strong> Suatu kondisi keuangan dimana kita mencapai investasi yang cukup banyak yang kita investasikan ke investasi yang aman dimana hasilnya mencukupi kebutuhan kita untuk hidup dengan gaya yang kita inginkan.  <strong></strong></p>
<p><strong>6. </strong><strong>Absolute Financial Freedom</strong> Suatu kondisi keuangan dimana kita mencapai investasi yang cukup banyak yang kita investasikan ke <a title="Investasi" href="http://rhanu.web.id/bank-syariah-memang-menguntungkan/" target="_blank">investasi yang aman</a> dimana hasilnya kita yakin bahwa kita bisa melakukan nyata apapun yang kita inginkan, dengan siapapun yang kita inginkan.</p>
<p>OK. Sekarang anda sudah mengetahui ke-enam level kondisi keuangan yang mungkin dapat dicapai. Mulai sekarang anda dapat melakukan financial rontgen untuk menganalisa kondisi keuangan saat ini. Lalu tentukan langkah untuk mencapai level impian anda saat ini juga!</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rhanu.web.id/enam-tingkat-kondisi-keuangan-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Tips PR yang Cepat dan Mudah ala Brad Sugar</title>
		<link>http://rhanu.web.id/10-tips-pr-yang-cepat-dan-mudah-ala-brad-sugar/</link>
		<comments>http://rhanu.web.id/10-tips-pr-yang-cepat-dan-mudah-ala-brad-sugar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2010 07:50:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rhanu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[brad sugar]]></category>
		<category><![CDATA[PR]]></category>
		<category><![CDATA[strategi]]></category>
		<category><![CDATA[tips sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rhanu.web.id/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah strategi Public Relation (PR) yang baik adalah sebuah alternatif untuk iklan. PR cara yang efektif dari sisi biaya, untuk mendapatkan ekspos media bagi bisnis untuk: produk Anda, mendapatkan lebih banyak lead, menghasilkan lebih banyak penjualan dan membangun merek yang hebat.
Apa yang membuat PR begitu berkuasa?
Satu kata yaitu kredibilitas
Orang sering melihat melalui iklan, tapi sebuah [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah strategi Public Relation (PR) yang baik adalah sebuah alternatif untuk iklan. PR cara yang efektif dari sisi biaya, untuk mendapatkan ekspos media bagi bisnis untuk: produk Anda, mendapatkan lebih banyak lead, menghasilkan lebih banyak penjualan dan membangun merek yang hebat.</p>
<p>Apa yang membuat PR begitu berkuasa?</p>
<p>Satu kata yaitu <strong>kredibilitas</strong></p>
<p>Orang sering melihat melalui iklan, tapi sebuah produk yang disebutkan dalam bentuk laporan berita akhirnya memberikan endorsement (dukungan) pasif, selain itu juga kredibilitas iklan dari pihak ketiga memang tidak bisa dibeli.</p>
<p>Sebuah laporan berita sebenarnya jauh lebih mungkin untuk menggerakkan orang untuk action daripada iklan konvensional, dan sebuah strategi PR yang baik adalah cara untuk mendapatkan media untuk mencari Anda.</p>
<p>Bagaimana Anda bisa membuat proses PR bekerja untuk Anda? Ada 10 tips yang Anda butuhkan untuk membuat rencana PR yang efektif untuk memberikan keunggulan kompetitif bagi produk Anda di pasar:</p>
<p><strong>1. </strong><strong>Ketahui Pasar Anda</strong></p>
<p>Semakin spesifik Anda bisa dapatkan tentang komunitas mana yang harus menggunakan produk Anda, maka akan lebih mudah untuk mengidentifikasi media mana yang Anda butuhkan. Persempitlah target Anda menjadi sangat sempit. Sadari bahwa tidak ada produk yang dapat menguasai 100% pangsa pasar, disamping hal itu juga tidak diperlukan untuk menjadi sukses.</p>
<p><strong>2. </strong><strong>Identifikasi Manfaat Produk </strong><strong>y</strong><strong>ang </strong><strong>Berkenaan </strong><strong>Dengan Pasar Anda</strong></p>
<p>Fitur tidak terlalu penting dibandingkan apa yang produk Anda dapat lakukan bagi pelanggan potensial. Ingat, pada tahap ini Anda mencoba untuk menjual produk atau jasa Anda ke media sehingga publikasi akan diterbitkan. Biarkan mereka tahu manfaat dan tunjukkan angka-angka untuk membuktikan bahwa produk Anda dapat menghemat waktu dan uang &#8211; atau menghasilkan uang.</p>
<p><strong>3. </strong><strong>Menetapkan Produk Anda Unik</strong></p>
<p>Sangat penting untuk dapat membuktikan bahwa produk Anda adalah &#8220;x-kali&#8221; lebih cepat, lebih baik, bersih atau biaya lebih efektif daripada pesaing Anda produk atau standar industri. Hal-hal spesifik dan keunggulan yang terbukti akan memberikan bukti nyata bagi media untuk menampilkan produk Anda daripada milik orang lain.</p>
<p><strong>4. </strong><strong>Menggunakan Testimonial</strong></p>
<p>Testimonial adalah salah satu cara yang paling kuat untuk meningkatkan kredibilitas bagian promosi apapun. Hal ini juga berlaku untuk bagian editorial Anda juga. Yang akan menjadi perbedaan utama ialah cara kesaksian/testimoni tersebut disajikan. Meskipun di beberapa bagian promosi mungkin anda akan mendapatkan seseorang bernama &#8220;SW&#8221; dari Lampung yang mengatakan produk Anda adalah &#8220;luar biasa.&#8221; Namun editorial perlu paling tidak sedikit tentang <strong>manfaat</strong> yang diberikan dari produk tersebut.</p>
<p><strong>5. </strong><strong>Target Media </strong><strong>y</strong><strong>ang Digunakan Oleh Target Pasar Anda</strong>.</p>
<p>Cari tahu media mana yang biasa dibaca, lihat atau dengar oleh target pasar Anda. Jika tidak jelas, Anda mungkin perlu melakukan riset untuk mengetahui media yang paling banyak dilihat atau dibaca oleh target pasar Anda. Internet mungkin akan membantu riset Anda. Jenis publikasi yang tersedia antaralain surat kabar, majalah, buletin, radio dan siaran televisi sesuai dengan lokalitas dan komunitas- komunitas khusus.</p>
<p><strong>6. </strong><strong>Siapkan Press Release</strong><strong> / Publikasi</strong><strong> </strong><strong>y</strong><strong>ang </strong><strong>Siap</strong><strong> </strong><strong>Langsung C</strong><strong>etak </strong></p>
<p>Mulai berita Anda dengan judul yang besar dan pastikan juga untuk mengikuti format penulisan yang sesuai, sehingga wartawan dapat memotong dan menyisipkan salinan untuk kebutuhan cerita mereka. Paragraf pertama Anda tidak boleh lebih dari 25 kata serta dapat menjelaskan informasi utama dan ringkasan cerita. Wartawan menghabiskan rata-rata tujuh detik &#8220;membaca cepat&#8221; ratusan berita yang mereka terima setiap hari, jadi 25 kata pertama sangat penting. Dan ingat untuk menjaga publikasi Anda menjadi satu halaman atau kurang.</p>
<p><strong>7. </strong><strong>Tawarkan Cerita </strong><strong>Anda</strong>.</p>
<p>Telepon ke orang yang disebutkan dalam panduan media. Biarkan mereka tahu Anda memiliki kisah yang mungkin menarik bagi mereka dan para pembacanya. Beri mereka headline dan paragraf pertama yang berkesan. Mereka akan membuat keputusan saat itu juga apakah mereka suka atau tidak. Jawaban &#8220;Ya&#8221; atau &#8220;mungkin&#8221;, itu berarti &#8220;kirim saya fax atau email dengan informasi lebih lanjut.&#8221; Lalu, segera balas begitu Anda menangkap perhatian mereka. Jangan lupa untuk follow up dengan menanyakan apakah Anda dapat menelepon kembali keesokan harinya atau pada lain waktu tertentu, tergantung pada tanggal publikasi.</p>
<p><strong>8. </strong><strong>Tindak Lanjut</strong></p>
<p>Panggil kontak Anda untuk mengkonfirmasi apakah mereka sudah menerima informasi yang dikirim atau tidak, dan tawarkan untuk memberikan informasi lebih lanjut jika diperlukan.</p>
<p><strong>9. </strong><strong>Tetap Menjaga Hubungan</strong><strong> </strong></p>
<p>Tapi jangan memaksa. Jika cerita bernilai, itu akan menjual dirinya sendiri. Yang  Anda harus lakukan adalah memberikan kontak Anda kenyamanan untuk mendapat informasi lebih lanjut. Ini juga merupakan cara yang baik untuk memastikan Anda mendapatkan siaran pers kedua.</p>
<p><strong><span id="more-98"></span>10. </strong><strong>Gunakan </strong><strong>F</strong><strong>oto</strong></p>
<p>Sebuah foto dapat menjual seribu kata. Media harian lebih tertarik pada foto daripada majalah bulanan khusus. Publikasi mereka biasanya hanya tertarik pada sebuah foto yang mendidik atau memberikan menginformasikan kepada pembaca.</p>
<p>Apakah langkah-langkah ini  menjaminan penerbitan, penyiaran dan keberhasilan? Tidak.</p>
<p>Tapi dengan mengikutinya, Anda akan segera meningkatkan peluang keberhasilan dan Anda juga akan mulai membangun hubungan media yang baik, yang Anda perlukan untuk masa depan. Anda juga akan memberikan produk Anda keunggulan kompetitif yang kuat di pasar media.</p>
<p>Jadi jika Anda mau memulai program PR Anda sendiri, cukup ikuti langkah-langkah diatas. Kemudian, Anda dapat mencoba untuk menerapkan upaya-upaya &#8220;off-line&#8221; tadi, ke ruang online &#8211; sebuah strategi yang dapat memanfaatkan pesan Anda dalam beberapa cara yang media konvensional tidak bisa lakukan.</p>
<blockquote><p><em>*Brad Sugar ialah pendiri ActionCOACH -lembaga business coaching franchise. Telah menulis 14 buku bisnis termasuk: The Business Coach, Instant Cashflow, dan Successful Franchising and Billionaire in Training.</em></p></blockquote>
<p><em>Source : entrepreneur.com</em></p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rhanu.web.id/10-tips-pr-yang-cepat-dan-mudah-ala-brad-sugar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengasah Ketajaman Naluri Bisnis</title>
		<link>http://rhanu.web.id/mengasah-ketajaman-naluri-bisnis/</link>
		<comments>http://rhanu.web.id/mengasah-ketajaman-naluri-bisnis/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 17:01:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rhanu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[sales]]></category>
		<category><![CDATA[tips sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rhanu.web.id/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi seorang pengusaha / businessman memang ada seninya tersendiri. Ia harus dapat menghadapi berbagai macam kondisi untuk mencapai kesuksesan. Contoh saja kisah hidup pendiri Apple Inc., Steven Jobs. Oleh karena itu ketajaman naluri bisnis terus diasah dan kualitas diri tetap ditingkatkan. Dalam kesempatan ini Reza M.Syarif (Trainer dan Motivator) mecoba mengkupasnya dalam buku Smart Heart [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://rhanu.web.id/3-prinsip-dasar-sukses-bisnis-dengan-feedback-dari-konsumen/' rel='bookmark' title='Permanent Link: 3 Prinsip Dasar Sukses Bisnis dengan Feedback dari Konsumen'>3 Prinsip Dasar Sukses Bisnis dengan Feedback dari Konsumen</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rhanu.web.id/"><img class="alignleft" title="Smart Heart, Smart Business" src="http://lh4.ggpht.com/_aX4f03p7j7c/S0IT1GAh_dI/AAAAAAAAAGo/qxm4WvDfULY/s800/14496.jpg" alt="Reza M.Syarif" width="90" height="95" /></a>Menjadi seorang pengusaha / businessman memang ada seninya tersendiri. Ia harus dapat menghadapi berbagai macam kondisi untuk mencapai kesuksesan. Contoh saja <a href="http://rhanu.web.id/pidato-steve-jobs-stay-hungry-stay-foolish/" target="_blank">kisah hidup pendiri Apple Inc., Steven Jobs</a>. Oleh karena itu ketajaman naluri bisnis terus diasah dan kualitas diri tetap ditingkatkan. Dalam kesempatan ini Reza M.Syarif (Trainer dan Motivator) mecoba mengkupasnya dalam buku <strong>Smart Heart Smart Business</strong>.</p>
<p>Buku ini berbicara mengenai kesuksesan seorang pebisnis dari berbagai aspek baik motivasi, strategi, maupun cara-cara pebisnis dalam menjalani kehidupannya. Selain itu, dalam buku ini ada juga dialog interaktif dengan Reza mengenai berbagai permasalahan hidup dan bisnis.</p>
<p>Seperti yang sudah saya utarakan diatas banyak aspek yang dibicarakan dibuku yang terbilang praktis ini. Singkat dan berbobot. Banyak sekali nilai-nilai yang dapat diambil. Saya mencoba mengintisarikan beberapa tips dari buku ini untuk menjadi pengusaha yang sukses dan tahan banting:</p>
<ol>
<li>Bukan memiliki pekerjaan TETAP  tetapi TETAP  bekerja!</li>
<li>Think BIG, START small</li>
<li>Menjadi magnet uang “The Money Maker”  bukannya “Job Seeker”</li>
<li><strong>Terus berjuang</strong>, Bangkit dari kegagalan</li>
<li>Modal bukan cuma duit. Percaya pada<strong> potensi diri </strong>Anda!</li>
<li>Siap menghadapi kondisi baik UNTUNG maupun RUGI</li>
<li><strong>Banyak memberi</strong> dahulu barulah menerima lebih banyak.</li>
<li>Berani HIGH Risk HIGH Profit, bukan walau sedikit yang penting aman</li>
<li>Makan makanan bergizi tinggi untuk kualitas bisnis dan hidup.</li>
<li><strong>Cintai bisnis Anda!</strong> Membuat Anda terus bangkit dari kegagalan.</li>
<li>Tetap memiliki MOTIVASI sampai mati</li>
<li>Big Bang : Buat terobosan dalam usaha!</li>
<li>Menjadi pribadi yang tangguh (<strong>High Explosive Personality</strong>)</li>
<li><strong>Lipatgandakan hasil</strong> dengan memberi lebih banyak</li>
<li>Menjadi manusia yang berkelimpahan <strong>untuk sesama</strong>.</li>
<li>Berpikir MENANG dan terus berjuang</li>
<li>Bersyukur atas semua keberhasilan yang diraih</li>
<li> Menjadi “Aikido Sales” : Rasakan dengan jelas kebutuhan konsumen</li>
<li>Buat konsumen “hooligan” (fanatik)</li>
<li>Merebut hati pelanggan</li>
<li>Mendengarkan suara hati jauh lebih penting</li>
<li>Jadi KREATIF dan INOVATIF dengan perkuat keyakinan dan spontanitas</li>
<li>Musuh Anda adalah diri Anda yaitu rasa malas dan takut gagal.</li>
</ol>
<p>Ok, tidak perlu panjang lebar lagi. Sesuai dengan poin terakhir hilangkan rasa malas dan takut gagal,  <strong>Mulailah dan Ambil Keputusan Sekarang Juga!</strong></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://rhanu.web.id/3-prinsip-dasar-sukses-bisnis-dengan-feedback-dari-konsumen/' rel='bookmark' title='Permanent Link: 3 Prinsip Dasar Sukses Bisnis dengan Feedback dari Konsumen'>3 Prinsip Dasar Sukses Bisnis dengan Feedback dari Konsumen</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rhanu.web.id/mengasah-ketajaman-naluri-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keutamaan Sakit Menurut Islam</title>
		<link>http://rhanu.web.id/keutamaan-sakit-menurut-islam/</link>
		<comments>http://rhanu.web.id/keutamaan-sakit-menurut-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Dec 2009 16:00:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rhanu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rhanu.web.id/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Tidak ada orang yang ingin ditimpa penyakit. Meskipun demikian ternyata ada maksud tertentu dari Allah atas penyakit yang diderita hamba-Nya. Dalam buku Panduan Menghadapi Sakit dan Kematian karya Ahmad Yani, disebutkan terdapat lima keutamaan sakit menurut Islam:
1. Menghapus Dosa, 
Ini merupakan keutamaan yang besar dari Allah Swt karena dengan sakit yang diderita oleh seorang muslim, [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://rhanu.web.id/cinta-kedua/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Cinta Kedua'>Cinta Kedua</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak ada orang yang ingin ditimpa penyakit. Meskipun demikian ternyata ada maksud tertentu dari Allah atas penyakit yang diderita hamba-Nya. Dalam buku Panduan Menghadapi Sakit dan Kematian karya Ahmad Yani, disebutkan terdapat lima keutamaan sakit menurut Islam:</p>
<p><strong>1. Menghapus Dosa, </strong></p>
<p>Ini merupakan keutamaan yang besar dari Allah Swt karena dengan sakit yang diderita oleh seorang muslim, dosa yang pernah dilakukannya bisa terhapus karena penderitaannya dalam menghadapi penyakit menjadi kafarat (penebus) dosanya, Rasulullah Saw bersabda:</p>
<p><em>&#8220;Tiada seorang mu&#8217;min yang rasa sakit, kelelahan (kepayahan), diserang penyaki tatau kesedihan (kesusahan) sampai duri yang menusuk (tubuhnya) kecuali dengan itu Allah menghapus dosa-dosanya&#8221; </em>(HR. Bukhari).</p>
<p><strong>2. Tetap Mendapatkan Pahala Dari Amal Kebaikan Yang Biasa Dilakukannya Diwaktu Sehat</strong></p>
<p>Hal ini karena ia tidak bisa menjalankan amal kebaikan itu bukan karena ia tidak mau, tetapi karena ia dalarn keadaan sakit. nnisalnya kalau kita biasa ke masjid untuk shalat berjamaah, tentu kita mendapatkan pahala yang besar, setiap langkahnya diangkat baginya satu derajat dan dihapuskan satu kesalahannya kemudian  malaikat akan terus mengucapkan shalawat (memintakan ampunan) kepadanya, selama dia masih berada di ruangan shalat tersebut , namun pada saat kita sakit tentu tidak bisa ke masjid tapi kita tetap mendapat pahalanya. Rasulullah Saw bersabda:</p>
<p><em>&#8220;Apabila salah seorang hamba sakit atau bepergian (safar), maka Allah mancatat pahalanya seperti pahala amal yang dikerjakannya sewaktu ia tidak bepergian atau sehat.&#8221;</em> (HR. Bukhari).</p>
<p>Di dalam hadist lain, Rasulullah Saw bersabda yang menguatkan hadits di atas:</p>
<p><em>&#8220;Apabila seorang hamba sakit sedang dia biasa melakukan suatu kebaikan, maka Allah berfirman kepada malaikat: &#8220;Catatlah bagi hamba-Ku pahala seperti yang biasa ialakukan ketika sehat.&#8221;</em> (HR. Abu Hanifah).</p>
<p><strong>3. Memperoleh Pahala Kebaikan</strong></p>
<p>Segala sesuatu yang terjadi pada manusia pasti ada hikmahnya. Seorang muslim yang sabar dalam menghadapi penyakit maka baginya pahala kebaikan. Rasulullah Saw bersabda:</p>
<p><em>&#8220;Tiada seorang muslim tertusuk duri atau yang lebih dari itu, kecuali Allah mencatat baginya kebaikan dan menghapus darinya dosa.&#8221;</em> (HR. Bukhari).</p>
<p>Di dalam hadits lain yang senada tentang ini, Rasulullah Saw bersabda:</p>
<p><em>Barangsisapa dikehendaki oleh Allah kebaikan baginya, maka dia (diuji) dengan suatu musibah.</em> (HR. Bukhari).</p>
<p><strong>4. Memperoleh Derajat Yang Tinggi di Sisi Allah SWT</strong></p>
<p>Hal ini karena di dalam surga ada derajat tertentu yang harus dicapai, bila seorang muslim tidak mampu mencapainya dengan suatu amal, maka ia bisa mem¬peroleh derajat yang tinggi itu dengan musibah atau penyakit yang dideritanya, misalnya mati syahid merupakan kematian yang sangat mulia, dia bisa dicapai dengan cara berperang di jalan Allah dan mati pada saat peperangan itu, namun bila seseorang ingin memperoleh kematian yang mulia itu, tapi perang di jalan Allah secara fisik tidak terjadi, maka ia tetap bisa mendapatkan derajat mati syahid dengan penyakit yang menimpa sehingga menyebabkan kematiannya, Rasulullah saw bersabda:</p>
<p><em>&#8220;Wabah adalah syahadah (mati syahid) bagi setiap muslim.&#8221;</em>(HR. Bukhari)</p>
<p>Di dalam hadits lain, Rasulullah saw bersabda:</p>
<p><em>“Seorang hamba memiliki suatu derajat di surga. Ketika dia tidak dapat mencapainya dengan amal-amal kebaikannya, maka Allah menguji dan mencobanya agar dia dapat mencapai derajat itu.”</em> (HR. Thabrani)</p>
<p><strong>5. Memperoleh Ganjaran Berupa Surga</strong></p>
<p>Mana¬kala seorang muslim menghadapi penyakit dengan penuh kesabaran, misalnya penyakit yang sangat menyulitkan penderitanya dalam kehidupan ini seperti buta matanya, Rasulullah saw bersabda:</p>
<p><em>&#8220;</em><em>Apabila Aku menguji hamba-Ku dengan membutakan kedua matanya dan dia bersabar, maka Aku ganti kedua matanya itu dengan surga.&#8221; </em>(HR. Ahmad).</p>
<p>Dengan demikian, meskipun tidak menyenangkan, sakit merupakan ujian yang dapat memberikan keutamaan dan manfaat yang besar, baik bagi si penderita maupun keluarganya. Oleh karena itu, penyakit harus dihadapi dengan sikap, pemikiran dan prilaku yang positif. Ingat hukum Law of Attraction, kalau kita selalu berlaku positif, maka yang hal positif tersebut InsyaAllah akan datang ke kita. Misalnya ketika sakit kita berpikiran dan memasukkan ke alam bawah sadar &#8220;sehat, kuat, sabar!!&#8221;. Maka hal tersebut dapat mempercepat kesembuhan kita.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://rhanu.web.id/cinta-kedua/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Cinta Kedua'>Cinta Kedua</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rhanu.web.id/keutamaan-sakit-menurut-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pidato Steve Jobs : “Stay Hungry. Stay Foolish”</title>
		<link>http://rhanu.web.id/pidato-steve-jobs-stay-hungry-stay-foolish/</link>
		<comments>http://rhanu.web.id/pidato-steve-jobs-stay-hungry-stay-foolish/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 15:11:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rhanu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[kisah sukses]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[tips sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rhanu.web.id/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[
Iseng-iseng browsing internet dapet skrip Pidato Steve Jobs di Acara Wisuda Stanford University. Isinya ialah menyangkut kehidupan pribadinya hingga ia mencapai keberhasilan sampai saat ini khususnya atas kesuksesan perusahaaan komputer Apple Inc dan animasi Pixar. Judul Pidatonya “Stay Hungry. Stay Foolish”. Isinya sangat inspiratif dan mereprestasikan nilai filosofi hidup yang dijalani Steve Jobs. Rasanya sayang [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rhanu.web.id/"><img class=" alignleft" title="Steve Jobs" src="http://wawam.files.wordpress.com/2008/12/apple-macworld-jobs-m.jpg" alt="" width="142" height="142" /></a></p>
<p>Iseng-iseng browsing internet dapet skrip <strong>Pidato Steve Jobs di Acara Wisuda Stanford University</strong>. Isinya ialah menyangkut kehidupan pribadinya hingga ia mencapai keberhasilan sampai saat ini khususnya atas kesuksesan perusahaaan komputer Apple Inc dan animasi Pixar. Judul Pidatonya<strong> “Stay Hungry. Stay Foolish”</strong>. Isinya sangat inspiratif dan mereprestasikan nilai filosofi hidup yang dijalani Steve Jobs. Rasanya sayang sekali kalau pidato ini disimpan sendiri. Oleh karena itu saya ingin berbagi disini. Silahkan menyimak dan merenungkan pidato Steve Jobs berikut semoga dapat memberikan pencerahan.<br />
____________________________________________________</p>
<p>Saya merasa bangga di tengah-tengah Anda sekarang, yang akan segera lulus dari salah satu universitas terbaik di dunia. Saya tidak pernah selesai kuliah. Sejujurnya, baru saat inilah saya merasakan suasana wisuda. Hari ini saya akan menyampaikan tiga cerita pengalaman hidup saya. Ya, tidak perlu banyak. Cukup tiga.</p>
<p><strong><span style="text-decoration: underline;">Cerita Pertama: Menghubungkan Titik-Titik</span></strong><br />
Saya drop out (DO) dari Reed College setelah semester pertama, namun saya tetap berkutat di situ sampai 18 bulan kemudian, sebelum betul-betul putus kuliah. Mengapa saya DO? Kisahnya dimulai sebelum saya lahir. Ibu kandung saya adalah mahasiswi belia yang hamil karena “kecelakaan” dan memberikan saya kepada seseorang untuk diadopsi.</p>
<p>Dia bertekad bahwa saya harus diadopsi oleh keluarga sarjana, maka saya pun diperjanjikan untuk dipungut anak semenjak lahir oleh seorang pengacara dan istrinya. Sialnya, begitu saya lahir, tiba-tiba mereka berubah pikiran bayi perempuan karena ingin. Maka orang tua saya sekarang, yang ada di daftar urut berikutnya, mendapatkan telepon larut malam dari seseorang: “kami punya bayi laki-laki yang batal dipungut; apakah Anda berminat? Mereka menjawab:“Tentu saja.” Ibu kandung saya lalu mengetahui bahwa ibu angkat saya tidak pernah lulus kuliah dan ayah angkat saya bahkan tidak tamat SMA. Dia menolak menandatangani perjanjian adopsi. Sikapnya baru melunak beberapa bulan kemudian, setelah orang tua saya berjanji akan menyekolahkan saya sampai perguruan tinggi.</p>
<p>Dan, 17 tahun kemudian saya betul-betul kuliah. Namun, dengan naifnya saya memilih universitas yang hampir sama mahalnya dengan Stanford, sehingga seluruh tabungan orang tua saya- yang hanya pegawai rendahan-habis untuk biaya kuliah. Setelah enam bulan, saya <strong>tidak melihat manfaatnya</strong>. Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan dalam hidup saya dan bagaimana kuliah akan membantu saya menemukannya. Saya sudah menghabiskan seluruh tabungan yang dikumpulkan orang tua saya seumur hidup mereka. Maka, saya pun <strong>memutuskan berhenti kuliah</strong>, yakin bahwa itu yang terbaik. Saat itu rasanya menakutkan, namun sekarang saya menganggapnya sebagai keputusan terbaik yang pernah saya ambil.</p>
<p>Begitu DO, saya langsung berhenti mengambil kelas wajib yang tidak saya minati dan mulai mengikuti perkuliahan yang saya sukai. Masa-masa itu tidak selalu menyenangkan. Saya tidak punya kamar kos sehingga <strong>nebeng</strong> tidur di lantai kamar teman-teman saya. Saya mengembalikan botol Coca-Cola agar dapat pengembalian 5 sen untuk membeli makanan. Saya berjalan 7 mil melintasi kota setiap Minggu malam untuk mendapat makanan enak di biara Hare Krishna. Saya menikmatinya. Dan banyak yang saya temui saat itu karena mengikuti rasa <strong>ingin tahu dan intuisi</strong>, ternyata kemudian sangat berharga. Saya beri Anda satu contoh:</p>
<p>Reed College mungkin waktu itu adalah yang terbaik di AS dalam hal kaligrafi. Di seluruh penjuru kampus, setiap poster, label, dan petunjuk ditulis tangan dengan sangat indahnya. Karena sudah DO, saya tidak harus mengikuti perkuliahan normal. Saya memutuskan mengikuti kelas kaligrafi guna mempelajarinya. Saya belajar jenis-jenis huruf serif dan san serif, membuat variasi spasi antar kombinasi kata dan kiat membuat tipografi yang hebat. Semua itu merupakan kombinasi cita rasa keindahan, sejarah dan seni yang tidak dapat ditangkap melalui sains. Sangat menakjubkan.</p>
<p>Saat itu sama sekali tidak terlihat manfaat kaligrafi bagi kehidupan saya. Namun sepuluh tahun kemudian, ketika kami mendisain komputer Macintosh yang pertama, ilmu itu sangat bermanfaat. Mac adalah komputer pertama yang bertipografi cantik. Seandainya saya tidak DO dan mengambil kelas kaligrafi, Mac tidak akan memiliki sedemikian banyak huruf yang beragam bentuk dan proporsinya. Dan karena Windows menjiplak Mac, maka tidak ada PC yang seperti itu. Andaikata saya tidak DO, saya tidak berkesempatan mengambil kelas kaligrafi, dan PC tidak memiliki tipografi yang indah. Tentu saja, tidak mungkin merangkai cerita seperti itu sewaktu saya masih kuliah. Namun, sepuluh tahun kemudian segala sesuatunya menjadi gamblang. Sekali lagi, Anda tidak akan dapat merangkai titik dengan melihat ke depan; Anda hanya bisa melakukannya dengan merenung ke belakang. Jadi, Anda harus percaya bahwa <strong>titik-titik Anda bagaimana pun akan terangkai di masa mendatang</strong>. Anda harus percaya dengan intuisi,takdir, jalan hidup, karma Anda, atau istilah apa pun lainnya. Pendekatan ini efektif dan membuat banyakperbedaan dalam kehidupan saya.</p>
<p><strong><span style="text-decoration: underline;">Cerita Kedua Saya: Cinta dan Kehilangan.</span></strong><br />
Saya beruntung karena tahu apa yang saya sukai sejak masih muda. Woz (Steve Wozniak) dan saya mengawali Apple di<strong> garasi</strong> orang tua saya ketika saya berumur 20 tahun. Kami bekerja keras dan dalam 10 tahun Apple berkembang dari hanya kami berdua menjadi perusahaan 2 milyar dolar dengan 4000 karyawan. Kami baru meluncurkan produk terbaik kami-Macintosh- satu tahun sebelumnya, dan saya baru menginjak usia 30. Dan <strong>saya dipecat</strong>. Bagaimana mungkin Anda dipecat oleh perusahaan yang Anda dirikan? Yah, itulah yang terjadi. Seiring pertumbuhan Apple, kami merekrut orang yang saya pikir sangat berkompeten untuk menjalankan perusahaan bersama saya. Dalam satu tahun pertama,semua berjalan lancar. Namun, kemudian muncul perbedaan dalam visi kami mengenai masa depan dan kami sulit disatukan. Komisaris ternyata berpihak padanya. Demikianlah, di usia 30 saya tertendang.</p>
<p>Beritanya ada di mana-mana. Apa yang menjadi fokus sepanjang masa dewasa saya, tiba-tiba sirna. Sungguh menyakitkan. Dalam beberapa bulan kemudian, saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Saya merasa telah mengecewakan banyak wirausahawan generasi sebelumnya -saya gagal mengambil kesempatan. Saya bertemu dengan David Packard dan Bob Noyce dan meminta maaf atas keterpurukan saya. Saya menjadi <strong>tokoh publik yang gagal</strong>, dan bahkan berpikir untuk lari dari Silicon Valley. Namun, sedikit demi sedikit semangat timbul kembali- <strong>saya masih menyukai pekerjaan saya</strong>. Apa yang terjadi di Apple sedikit pun tidak mengubah saya. Saya telah ditolak, namun saya tetap cinta. Maka, saya putuskan untuk mulai lagi dari awal. Waktu itu saya tidak melihatnya, namun belakangan baru saya sadari bahwa dipecat dari Apple adalah <strong>kejadian terbaik</strong> yang menimpa saya. Beban berat sebagai orang sukses tergantikan oleh keleluasaan sebagai pemula, segala sesuatunya lebih tidak jelas. Hal itumengantarkan saya pada periode paling kreatif dalam hidup saya.</p>
<p>Dalam lima tahun berikutnya, saya mendirikan perusahaan bernama <strong>NeXT</strong>, lalu<strong> Pixar</strong>, dan jatuh cinta dengan wanita istimewa yang kemudian menjadi istri saya. Pixar bertumbuh menjadi perusahaan yang menciptakan film animasi komputer pertama, Toy Story, dan sekarang merupakan studio animasi paling sukses di dunia. Melalui rangkaian peristiwa yang menakjubkan, Apple membeli NeXT, dan saya <strong>kembali lagi ke Apple</strong>, dan teknologi yang kami kembangkan di NeXT menjadi jantung bagi kebangkitan kembali Apple. Dan, Laurene dan saya memiliki keluarga yang luar biasa. Saya yakin takdir di atas tidak terjadi bila saya tidak dipecat dari Apple. Obatnya memang pahit, namun sebagai pasien saya memerlukannya. Kadangkala kehidupan menimpakan batu ke kepala Anda. Jangan kehilangan kepercayaan. Saya yakin bahwa satu-satunya yang membuat saya terus berusaha adalah karena s<strong>aya menyukai apa yang saya lakukan</strong>. Anda harus menemukan apa yang Anda sukai. Itu berlaku baik untuk pekerjaan maupun asangan hidup Anda. Pekerjaan Anda akan menghabiskan sebagian besar hidup Anda, dan kepuasan sejati hanya dapat diraih dengan mengerjakan sesuatu yang hebat. Dan Anda hanya bisa hebat bila mengerjakan apa yang Anda sukai. Bila Anda belum menemukannya, teruslah mencari. Jangan menyerah. Hati Anda akan mengatakan bila Anda telah menemukannya. Sebagaimana halnya dengan hubungan hebat lainnya, semakin lama-semakin mesra Anda dengannya. Jadi, teruslah mencari sampai ketemu. <strong>Jangan berhenti</strong>.</p>
<p><strong><span style="text-decoration: underline;">Cerita Ketiga Saya: Kematian</span></strong><br />
Ketika saya berumur 17, saya membaca ungkapan yang kurang lebih berbunyi: “Bila kamu menjalani hidup seolah-olah hari itu adalah hari terakhirmu, maka suatu hari kamu akan benar.” Ungkapan itu membekas dalam diri saya, dan semenjak saat itu, selama 33 tahun terakhir, saya selalu melihat ke cermin setiap pagi dan bertanya kepada diri sendiri: “Bila ini adalah hari terakhir saya, apakah saya tetap melakukan apa yang akan saya lakukan hari ini?” Bila jawabannya selalu “tidak” dalam beberapa hari berturut-turut, saya tahu saya harus berubah. Mengingat bahwa saya akan segera mati adalah kiat penting yang saya temukan untuk membantu membuat keputusan besar. Karena hampir segala sesuatu-semua harapan eksternal, kebanggaan, takut malu atau gagal-tidak lagi bermanfaat saat menghadapi kematian. Hanya yang hakiki yang tetap ada. <strong>Mengingat kematian</strong> adalah cara terbaik yang saya tahu untuk menghindari jebakan berpikir bahwa Anda akan kehilangan sesuatu. Anda tidak memiliki apa-apa. Sama sekali tidak ada alasan untuk tidak mengikuti kata hati Anda.</p>
<p>Sekitar setahun yang lalu saya didiagnosis mengidap kanker. Saya menjalani scan pukul 7:30 pagi dan hasilnya jelas menunjukkan saya memiliki tumor pankreas. Saya bahkan tidak tahu apa itu pankreas. Para dokter mengatakan kepada saya bahwa hampir pasti jenisnya adalah yang tidak dapat diobati. Harapan hidup saya tidak lebih dari 3-6 bulan. Dokter menyarankan saya pulang ke rumah dan membereskan segala sesuatunya, yang merupakan sinyal dokter agar saya bersiap mati. Artinya, Anda harus menyampaikan kepada anak Anda dalam beberapa menit segala hal yang Anda rencanakan dalam sepuluh tahun mendatang. Artinya, memastikan bahwa segalanya diatur agar mudah bagi keluarga Anda. Artinya, Anda harus mengucapkan selamat tinggal. Sepanjang hari itu saya menjalani hidup berdasarkan diagnosis tersebut. Malam harinya, mereka memasukkan endoskopi ke tenggorokan, lalu ke perut dan lambung, memasukkan jarum ke pankreas saya dan mengambil beberapa sel tumor. Saya dibius, namun istri saya, yang ada di sana, mengatakan bahwa ketika melihat selnya di bawah mikroskop, para dokter menangis mengetahui bahwa jenisnya adalah kanker pankreas yang sangat jarang, namun bisa diatasi dengan operasi. Saya dioperasi dan sehat sampai sekarang. Itu adalah rekor terdekat saya dengan kematian dan berharap terus begitu hingga beberapa dekade lagi.</p>
<p>Setelah melalui pengalaman tersebut, sekarang saya bisa katakan dengan yakin kepada Anda bahwa menurut konsep pikiran, kematian adalah hal yang berguna: Tidak ada orang yang ingin mati. Bahkan orang yang ingin masuk surga pun tidak ingin mati dulu untuk mencapainya. Namun, kematian pasti menghampiri kita. Tidak ada yang bisa mengelak. Dan, memang harus demikian, karena kematian adalah buah terbaik dari kehidupan. Kematian membuat hidup berputar. Dengannya maka yang tua menyingkir untuk digantikan yang muda. Maaf bila terlalu dramatis menyampaikannya, namun memang begitu.</p>
<p>Waktu Anda terbatas, jadi jangan sia-siakan dengan menjalani hidup orang lain. Jangan terperangkap dengan dogma-yaitu hidup bersandar pada hasil pemikiran orang lain. Jangan biarkan omongan orang menulikan Anda sehingga tidak mendengar kata hati Anda. Dan yang terpenting, miliki keberanian untuk mengikuti kata hati dan intuisi Anda, maka Anda pun akan sampai pada apa yang Anda inginkan. Semua hal lainnya hanya nomor dua.</p>
<p>Ketika saya masih muda, ada satu penerbitan hebat yang bernama “The Whole Earth Catalog“, yang menjadi salah satu buku pintar generasi saya. Buku itu diciptakan oleh seorang bernama Stewart Brand yang tinggal tidak jauh dari sini di Menlo Park, dan dia membuatnya sedemikian menarik dengan sentuhan puitisnya. Waktu itu akhir 1960-an, sebelum era komputer dan desktop publishing, jadi semuanya dibuat dengan mesin tik, gunting, dan kamera polaroid. Mungkin seperti Google dalam bentuk kertas, 35 tahun sebelum kelahiran Google: isinya padat dengan tips-tips ideal dan ungkapan-ungkapan hebat. Stewart dan timnya sempat menerbitkan beberapa edisi “The Whole Earth Catalog”, dan ketika mencapai titik ajalnya, mereka membuat edisi terakhir. Saat itu pertengahan 1970-an dan saya masih seusia Anda. Di sampul belakang edisi terakhir itu ada satu foto jalan pedesaan di pagi hari, jenis yang mungkin Anda lalui jika suka bertualang. Di bawahnya ada kata-kata: “<strong>Stay Hungry. Stay Foolish</strong>.” (Jangan Pernah Puas. Selalu Merasa Bodoh). Itulah pesan perpisahan yang dibubuhi tanda tangan mereka. Stay Hungry. Stay Foolish. Saya selalu mengharapkan diri saya begitu. Dan sekarang, karena Anda akan lulus untuk memulai kehidupan baru, saya harapkan Anda juga begitu.<strong> Stay Hungry. Stay Foolish</strong>.</p>
<p>Sumber: mastel.wordpress.com</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rhanu.web.id/pidato-steve-jobs-stay-hungry-stay-foolish/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- www.000webhost.com Analytics Code -->
<script type="text/javascript" src="http://analytics.hosting24.com/count.php"></script>
<noscript><a href="http://www.hosting24.com/" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/www.hosting24.com/?referer=');"><img src="http://analytics.hosting24.com/count.php" alt="web hosting" /></a></noscript>
<!-- End Of Analytics Code -->
