Islam Strategi Bisnis Keuangan Marketing Pemasaran Motivasi Peluang Usaha

Featured Posts

Fakta di Balik Kesuksesan Warren Buffet Siapa tak kenal sosok Warren Buffet. Jajak bisnisnya tak diragukan lagi. Sedangkan teori investasinya menjadi panutan banyak orang. Ia pernah menjadi orang terkaya kedua sedunia dan sudah mengeluarkan...

Read more

 Pidato Steve Jobs: “Stay Hungry. Stay Foolish” Pidato Steve Jobs: “Stay Hungry. Stay Foolish”... Iseng-iseng browsing internet dapet skrip Pidato Steve Jobs di Acara Wisuda Stanford University. Isinya ialah menyangkut kehidupan pribadinya hingga ia mencapai keberhasilan sampai saat ini khususnya atas...

Read more

Tips Manajemen Waktu yang EfektifTips Manajemen Waktu yang Efektif Tiap manusia di bumi ini diberi jatah waktu yang sama, 24 jam dalam sehari. Tetapi mengapa dalam rentang waktu yang sama tersebut, ada orang yang sukses mencapai tujuan hidupnya ada juga yang tidak?. Mungkin...

Read more

Pidato Steve Jobs: “Stay Hungry. Stay Foolish”... Iseng-iseng browsing internet dapet skrip Pidato Steve Jobs di Acara Wisuda Stanford University. Isinya ialah menyangkut kehidupan pribadinya hingga ia mencapai keberhasilan sampai saat ini khususnya atas...

Read more

10 Tips PR yang Cepat dan Mudah ala Brad Sugar Sebuah strategi Public Relation (PR) yang baik adalah sebuah alternatif untuk iklan. PR cara yang efektif dari sisi biaya, untuk mendapatkan ekspos media bagi bisnis untuk: produk Anda, mendapatkan lebih...

Read more

Amanah: Menjaga Kredibilitas (Characterpreneur part-4)

Posted by Rhanu | Posted in Inspirasi, Islam | Posted on 25-01-2012

0

Sebagai pedagang, Muhammad Saw. dikenal sebagai pemuda yang jujur dan teguh memegang janji. Jika ada orang yang hendak menitipkan uang, maka yang dicari adalah Muhammad Saw. Ia sering mengorbankan kepentingan sendiri hanya untuk menepati janji. Suatu hari ia pernah menjual beberapa ekor unta. Setelah terjual dan pembelinya pergi, ia teringat bahwa ada di antara unta yang ia jual itu yang cacat. Ia segera menyusul pembeli tersebut dan mengembalikan uangnya. Oleh karena itu, tidak heran jika semua penulis sejarah mengatakan bahwa pemuda ini mendapat gelar Al-Amin, orang yang sangat terpecaya, dari penduduk Makkah.

Uang bukanlah modal utama dan segala-galanya dalam berbisnis. Modal utama dalam bisnis adalah kepercayaan. Dengan gelar Al-Amin, Muhammad Saw. bisa menjalankan bisnis tanpa modal uang sedikitpun. Kala itu banyak investor yang ingin bekerjasama dengan Muhammad Saw karena kejujurannya, terlebih lagi karena dagangannya akan laku dibeli orang disebabkan integritasnya untuk tidak akan merugikan pelanggan.

Mendapatkan kredibilitas dalam bisnis tidaklah mudah, kita harus jujur, walk the talk, tidak menipu, dan memegang teguh kepercayaan orang. Pengusaha yang memegang teguh prinsip kejujuran tidak hanya mendapat kepercayaan dari pelanggan melainkan juga akan mendapatkan keberkahan dalam bisnisnya. Sebagaimana yang disabdakan Muhammad Saw, “Kedua orang penjual dan pembeli masing-masing memiliki hak pilih selama keduanya belum berpisah, bila keduanya berlaku jujur dan menjelaskannya, maka mereka akan diberkahi penjulannya, dan bila mereka berlaku dusta dan saling menutup-nutupi, niscaya akan dihapuskan keberkahan penjualannya.”(HR. Bukhari & Muslim)

Dengan terjaganya kredibilitas berarti kita juga ikut menjaga nama baik reputasi kita di muka publik. Sebuah riwayat menceritakan bahwa Rabi bin Badr pernah melakukan kerjasama dagang dengan Muhammad Saw. Ketika belakangan mereka bertemu lagi, Muhammad Saw. berkata, “Apakah engkau mengenalku?” Ia menjawab, “Kau pernah menjadi mitraku dan mitra yang paling baik pula. Engkau tidak pernah menipuku dan tidak berselisih denganku.”

Related posts:

  1. Fathonah: Memiliki Kompentensi di Bidangnya (Characterpreneur part-5)
  2. Karakter Unggul Pengusaha Sukses (Characterpreneur part-2)
  3. Tabligh: Kemampuan Komunikasi yang Memadai (Characterpreneur part-6)
  4. Shiddiq: Memiliki Integritas yang Tinggi (Characterpreneur part-3)

Write a comment